CALON KETUA PPSI KABUPATEN GARUT TERUS MENERUS MELAKUKAN SILATURAHMI KE BERBAGAI DINAS DAN LEMBAGA TERKAIT

Calon ketua PPSI (Pencak Silat Seluruh Indonesia) tingkat kabupaten garut, Letkol Purn R.Cecep Wiara Mulya,Okong Sugriwa,R.Asep Kadar Soleh S.Pd.I,MM.Pd dan Ketua DKKG Irwansyah S.e, mendatangi Dispora dan di terima langsung oleh Kbid Olahraga Drs Tito Sugito M.S.i di ruang Kepala Dispora Kab Garut, selasa 15 September 2020.

Kbid Olahraga Tito Sugito M.S.i, menyambut baik kedatangan para pupuhu kasepuhan pencak silat dan calon  PPSI Kab Garut priode 2020-2024, yang akan membawa nama baik kabupaten garut  di bidang olah seni bela diri pencak silat nantinya.

Kbid Olahraga Tito Sugito

Tito mengharap dengan adanya ketua baru di bidang olah raga pencak silat bisa mempersatukan paguron-paguron di berbagai kecamatan yang sekarang keberadaannya jarang lagi terdengar, jelasnya

Lebih lanjut kbid Tito, sebagai dinas dan lembaga yang membidangi olah raga merasa yakin dengan dipimpin sama mantan TNI akan lebih maju dan disiplin, apalagi beliau lahir di garut,” ungkapnya

“Dengan adanya ketua baru PPSI, semoga generasi anak muda yang hampir lupa akan kebudayaan peninggalan para leluhur nenek moyang kita, akan lebih bersemangat lagi mencintai pencak silat,” imbuhnya

Sementara Letkol Purn R.Cecep Wiara Muly, sebagai purnawirawan TNI yang baru beberapa bulan pensiun, beliau sangat antusias dan semangat ingin mengabdi dan berkarya di sisa hidupnya demi kabupaten garut yang sudah membesarkannya.

Ketua PPSI R Cecep Wiara Multa

Menurut Cecep W, dengan di tunjuknya sebagai ketua PPSI Kab Garut priode 2020-2024, “saya akan melakukan yang terbaik demi kemajuan PPSI  di kabupaten garut supaya pencak silat benar benar menyatu dengan generasi anak muda sekarang, agar lebih mencintai budaya pencak silat yang dulu pernah berjuang mempertahankan NKRI dari penjajah,’ jelasnya


ungin mengabdi dan berkarya untuk masyarakat Kabupaten Garut, agar lebih maju dan berkembang di berbagai bidang baik pendidikan olahraga kebudayaan dan sesuai harapan pemerintahan Kabupaten Garut semakin bertaqwa maju dan sejahtera. Lanjut Kang Cecep.

Demi kamajuan kab garut apapun caranaya akan saya lakukan, sesuai kemampuan dan pencak silat sudah saya senangi sejak kecil,

Okong Sugriwa wakil ketua I dan juga sebagai ketua Gajah Putih Kab Garut, dengan tegas mengharap dukungan dari semua pihak khusunya dari  pemerintah dan lembaga terkait lainya untuk sama sama mendukung agar kurikulum seni bela diri pencak silat masuk ke pelajaran tambahan di setiap sekolah.

Ketua I PPSI

Masih menurut kang Okong, supaya di setiap sekolah di adakan pelatihan silat  dan ditindak lanjutkan  dengan di adakannya pasanggiri seni ibing  pencak silat antar sekolah baik tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten dan bila perlu di jadikan kurikulum pelajaran Lebih lanjut Okong, dan semoga ketua baru PPSI jang Cecep benar benar bisa bersinergi dengan dinasbterka

Pupuhu Pasir Intan, R.Asep Kadar Soleh S.Pd.I, M.P.d, sebagai Pupuhu Majlis Cendikiawan Keraton Nusantara(MCKN) Pajajaran Garut. Juga tokoh dan budayawan kerajaan di jawa barat,  Menurut kang Asep, dengan di tunjuknya Letkol Purn R.Cecep Wiara Mulya, sebagai ketua PPSI Kab Garut, bisa menjadi wadah pemersatu semua kalangan yang mencintai pencak silat dari berbagai paguron di berbagai daerah se_kabupaten garut.

Ketua II PPSI R Asep Kadar Soleh

“Dan siapapun ketuanya akan selalu mendukung dan mendampingi untuk kemajuan pencak silat sebagai dasar dari kata sholat silat siliwangi, ini semua harus di terapkan sejak dini sebagai dasar untuk memperkuat ke imanan dan pelantikan insya Alloh akan di laksanakan pada hari sabtu tanggal 26 september 2020 di gd pendopo garut ,” pungkasnya

Ketua DKKG Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut, Irwansyah S.e, yang biasa di sapa Kang J,One. rasa tanggung jawab sebagai ketua DKKG, selalu mendampingi kepada semua penggiat para seni dan budayawan dari berbagai golongan di kabupatn garut.

Ketua DKKG Irwansyah S.e

Menurut Irwan, apalagi ini seni budaya warisan leluhur yang menjadi icon kabupaten garut yang menjadi pertahan memperjuangkan kemerdekaan RI. Yang wajib di pertahankan,”jelasnya Lebih lanjut, Sebgai bentuk tanggung jawab akan terus memberikan pembinaan terhadap PPSI kab garut, sebagai ketua dewan kebudayaan kab garut akan selalu mengimplementasikan UU No 5 th 2017, tentang pemajuan kebudayaan, perihal olah raga tradisional pencak silat.

DKKG akan selalu ada untuk menjadi pelayan demi Kemajuan kebudayaan untuk semua para praktisi budaya baik perorangan ataupun komunitas budaya dan setidaknya dapat membantu peranan pemrintah dalam memajukan garut dan  DKKG pun sedang gencar gencarnya mengusung TAG untuk garut ” GARUT GARUTKEUN” jelasnya J,One

GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN GARUT

Perkembangan Kasus Covid-19 di Kabupaten Garut s.d Hari ini Minggu, 30 Agustus 2020 Pukul 18.00 WIB.

Berdasarkan data dari Sub Devisi pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut

  1. Pada hari ini, Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 telah melakukan kegiatan tracking dan tracing pada kontak erat KC-77 di Kecamatan Cilawu sebanyak 18 orang, dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab;
  2. Terdapat penambahan laporan kasus suspek Covid-19 sebanyak 2 orang, yaitu asal Kecamatan Kersamanah dan Kecamatan Kadungora;
  3. Ada penambahan laporan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 5 orang, yaitu seorang perempuan (KC-81) usia 64 tahun asal Kecamatan Tarogong Kidul, seorang laki-laki (KC-82) usia 52 tahun asal Kecamatan Tarogong Kidul, seorang laki-laki (KC-83) usia 35 tahun asal Kecamatan Bayongbong, seorang perempuan (KC-84) usia 19 tahun asal Kecamatan Tarogong Kidul dan seorang laki-laki (KC-85) usia 15 tahun asal Kecamatan Tarogong Kidul;
  4. Syukur Alhamdulillah, kasus konfirmasi positif Covid-19 telah selesai isolasi sebanyak 1 orang, yaitu seorang laki-laki (KC-69) usia 31 tahun asal Kecamatan Cigedug telah dinyatakan sembuh oleh tim dokter di BPSDM Cimahi;
  5. Adapun total kasus Covid-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable dan Konfirmasi +) sampai hari ini sebanyak 5807 kasus, terdiri dari :

a) Kontak Erat: 2802 orang, (200 Kasus isolasi mandiri dan 2602 Kasus discarded/selesai pemantauan);

b) Suspek: 2.920 kasus (13 Kasus isolasi mandiri, 1 Kasus Isolasi RS/perawatan, 2870 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 36 Kasus meninggal);

c) Probable: 0 kasus

d) Konfirmasi + : 85 kasus, (1 Kasus isolasi mandiri, 11 Kasus isolasi RS/perawatan, 70 Kasus sembuh dan 3 Kasus meninggal);

  1. Menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menghindari STIGMA pada mereka yang terkena musibah menjadi penderita (terinfeksi) Covid-19, berikan dukungan dan doa terbaik agar mereka kembali sehat walafiat. Dan bagi masyarakat lainnya untuk terus optimal berikhtiar agar tidak terinfeksi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas sehari-hari;
  2. Keterlibatan dan dukungan masyarakat serta pihak lain dalam upaya memutuskan rantai penularan merupakan hal yang sangat penting, upaya ini dilakukan dengan 2 cara : Pertama, terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tahu, mau dan mampu melakukan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dengan 3 M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Melakukan jaga jarak), Kedua : memutus rantai penularan dengan cara tracking dan tracing serta testing terhadap populasi risiko dan kontak erat kasus konfirmasi positif.

Demikian keterangan pers hari ini, terima kasih Humas Gugus Tugas Covid-19 Kab. Garut Yeni Yunita

Kepala Sekolah dan Guru SMP 4 Bayongbong Sangat Senang Kelas 9 Semua Muridnya Lulus

Kepala SMP 4 Bayongbong, Drs H APIP S.PDi sejak merintis dari tahun 2013, dan di tetapkan sebagai kepala sekolah sudah meluluskan 6 angkatan, dan sudah banyak prestasi yang di raihnya serta hampir setiap tahunya lulus 100 persen.

Apalagi di saat dunia dan indonesia khususnya di kabupaten Garut di terjang penyakit Corona Covid 19, di ahir kelulusan, dan sesuai instruksi pemerintah supaya seluruh anak sekolah harus belajar di rumah, ini merupakan sebuah ujian pihak sekolah untuk bisa lebih memahami tentang cara belajar anak selama pindah belajar di rumah.

Menurut H Apip, semenjak di berlakukanya belajar di rumah pihak sekolah melalui pembina kesiswaan  wali kelas dan seluruh guru, harus benar benar memantau mengenai anak didiknya selama di rumah, supaya tetap belajar atau melakukan tugas yang di berikan masing masing  guru pengajar,” ungkapnya.

H Apip, Alhamdulilah semua muridnya mengikuti arahan dari guru gurunya dan melaksanakan sesuai mata pelajaran, dan mewajibkan sholat dan mengaji seperti yang sudah biasa di lakukan di sekolah sebelum masuk pelajaran serta tambahan  extra kulikuler seperti membuat karya tulis dan photo kegiatan sehari hari yang bermanfaat,” jelas Apip.

“Dari seluruh siswa berjumlah 83 ada beberapa siswa yang tidak mengikuti arahan dan kurang semangat dalam belajar, pihak sekolah memanggil orang tuqnya supaya lebih extra memperhatikan anaknya apa bila mau di lanjutkan ke tingkat SMU dalam belajar dan bertingkah agar bisa membawa nama baik lembaga sekolah jedepanya.

Ahir kata, H Apip, dan 3 pembina guru pak Uas dan pak Waskandar serta Guru semua mengucapkan terimakasih kepada murid muridnya yang sudah mematuhi aturan sekolah dan terhadap orang tua murid yang telah mempercayai sekolahny, semoga semua yang di berikanya menjadi ilmu yang bermanfaat dan berguna di kemudian hari,

Sementara yang di sampaikan Guru Kesiswaan SMP 4 Bayongbong  Waskandar, dalam amanatnya terhadap anak anak ridiknya yang kurang giat dalam belajar, supaya meningkatkan prestasi serta anak anak yang nakal supaya merubah prilakunya lebih bagus lagi dan menjaga nama baik sekolah apa bila sudah keluar dari sekolah dan di lanjutkan ketingkat SMU,

Lanjut Waskandar, setiap siswa yang selama di SMP 4 Bayongbong, baik siswa yang kurang semangat dalam belajar apalagi ada beberapa anak yang nakal menjadi perhatian khusus dan perlu kesabaran sabagai guru kesiswaan,” imbuhnya.

“Menurutnya setiap anak didiknya yang bisa di bilang nakal, atau kurang semangat selama di sekolah, anak tersebut belum bisa di katakan tidak akan berhasil sebab, mereka semua masih di bawah emosi dan kita sebagai guru dan orang tua yang harus benar benar ada perhatian khusu buatnya, jelas waskandar

Waskandar, mempunyai keyakina setelah lulus dan  melanjutkan sekolah akan ada perubahan, ” banyak anak selama di belajar di SMP kurang giat dalam belajar dan kurang memahami masa depan, setelah mereka diam di SMU dan kedewasaan bertambah banyak yang menjadi anak baik bahkan berhasil menjadi pejabat,”ungkap Waskandar

Harapannya semoga anak didiknya yang kurang memahi dan tidak giat dalam belajar apalagi melakukan kenakalan, kedepanya akan makin baik demi masa depan  dirinya dan keluarga.

Senangnya Berbagi Ta’jil Bersama FORUM* BARAYA OERANG GAROET*

Marhaban Ya Ramadhan, bulan penuh hikmah merupakan sebuah magfiroh buat umat islam di seluruh dunia untuk di jadikan tempat memoerbanyak amal kebaikan terhadap sesama manusia,

Seperti membagikan sembako memberi makan dan membagikan tajil dan buka bersama yang di lakukan oleh anggota FORUM BARAYA OERANG GAROET tadi sore di jalan panunjuk samarang pada hari sabtu 16 mei 2020 pada pukul 16.00- selesai di lanjutkan bukber buka bersama.

Menurut Ketua FORUM BARAYA OERANG GAROET, MAD YUSDIANA (AA.Garoet) di dampingi Bendahara Titin dan beberapa anggotanya terjun langsung memberikan tajilan semenjak bulan Ramadhan dengan dana rereongan dari anggota Forum Baraya Orang Garoet, ungkap Aa Garoet.

Ketua Forum, Mad Yusdiana (Aa Garoet)

Lanjut Aa Garoet, “Alhamdulilah Berjalan lancar sesuia rencana, dan insya Alloh akan tetus berjalan samapi ahir Romadhon walau situasi Virus Corona Covid 19 tak menjadi penghalang untuk berbut kebaikan”.

“Indahnya Berbagi kesesama semogga menjadi amal ibadah, akan tetapi dalam pelaksanaanya memberikan kepada warga, tim kami selalu menjaga jarak sesuai aturan dan anjuran pemerintah supaya tidak menularkan Virus Covid 19, jelasnya.

Vidio habis berbagi.

A Garoet, berharap dengan memberikan tajil ini akan membantu warga masyarakat yang benar benar membutuhkan kasih sayang apa lagi dengan adanya PSBB yang di berlalukan oleh pemerintah benar benar warga masyarakat tudak biaa melakukan apa apa selain diam dirumah.

“Buat masyarakat yang pendapatanya pas pasan sangat mmeprihatinkan, hanya mengharap uluran dan bantuan dari orang yang dermawan atau mempunyai tujuan baik untuk berbuat amal baik di bulan penuh hikmah dan di saat Virus Corona masih belum musnah dari muka bumi khususnya di indonesia, imbuh Aa Garoet.

Irwan Herdiansyah (J-One) DKKG, Bersama Barabaja Bhineka Jaya, Membagikan Berbagai Sembako,

Lanjut J-one. setelah di percaya jadi ketua umum DKKG, banyak hal perlu di bantu untuk kemajuan DKKG dan kemaslahatan anggotanya supaya terjamin kesejahtraanya, supaya mereka merasa nyaman dan mampu memberikan kontribusi untuk kemajuan DKKG  lebih

Irwan Herdiansyah Ketua DKKG bersama Barabaja Bhineka Jaya, Membagikan Sembako Di Kabupaten Garut.



Sejak di berlakukanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus penyebran mata rantai COVID 19 di kabupaten garut, akan tetapi sangat berimbas pada semua sektor, baik pekerjaan ekonomi perdagangan dan para pelaku seni.Ketua DKKG Irwan Herdiansyah, S.e.

ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut (DKKG) Irwan Herdiansyah Se atau ( kang J-One), langaung terjun kelapangan untuk memberikan ketenangan terhadap para pelaku seni dan budaya yang terkena inbox dari pemberlakuakn PSBB, bahkan sekali Virus Corona menyerang  Negara Indonesia,

J,One, terketuk hatinya melihat para seni budaya yang kehidupanya dari panggung ke paggung semenjak hadirnya penyakit corona, olrh pemerintah dilarang untuk beraktivias dan memggelr acara di berbagai tempat.
menurutnya, pelaku  seni perlu di perhatikan sebab mereka semua  sebagai  asset bangsa yang sudah banyak memberikan Kontribusi terhadap pemerintah, dan situ keqajaran ap bila menjadi perhatian khusus apalgi “saya sebagai ketua dewan, melihat anggotanya mengeluh sudah pati harus di tutupi,”jelas J-One

“Bantuan sembako kerja sama dengan Barabaja Bhineka Jaya, mmebagikan berbgai macam sembako yang di bagikan kepada seluruh seniman seniman dan pelaku seni yang sudah terdaftar di DKKG, semu dibagi tanpa pandang bulu, karena mereka benar benar terjepit, dan sangat membutuhkannya ini merupakan wujud kepedulian dari DKKG,” ungkanya.
“Bersilaturahmi, dengan ajas,  Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, terhadap keluarga besar DKKG,” dan bukan hanya bergerak bidang seni dan budaya saja, akan tetapi kedepanya berencana akan membantu juga dalam perdagangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Dengan memberikan pengadaan RODA dan berikut MODALNYA, pada mereka yang menekuni bidang usaha, dan bener bener sebagai ahli dalam bidangnya, termasuk bidang pertanian dan periksa, insya Alloh semoga ada rejekinya, kata J,One

Lanjut J-one. setelah di percaya jadi ketua umum DKKG, banyak hal perlu di bantu untuk kemajuan DKKG dan kemaslahatan anggotanya supaya terjamin kesejahtraanya, supaya mereka merasa nyaman dan mampu memberikan kontribusi untuk kemajuan DKKG  lebih maju lagi sesuai harapan pemerintah Bertaqwa Maju dan Sejahtera, pungkas J,One.Dodon Jambul, seniman/artis.
Dodon Janbul, sebagi seniman artis juga dan Anggota DKKG merasa senang dan bangga terhadap ketuanya, sebab, “kang J-One bila memberikan sebuah kasih sayang selalu di antar sampai ketempat orang yang membutuhkan sembako, dna ini merupakan wujud kepedulian pimpinan terhadap anggotanya, “jelasnya Dodon Jambul.

Menurutnya Dodon Jambul,  jarang jarang pimpinan sampai terjun kelapangan, hanya sekedar memberikan berbuah sembako  dan tidak sampai memberi akan tetapi kendaranya juga di pakai operasional untuk membawa bahan yang akan di kasihkan, dan langsung tangan dia ingin bersentuhan sama manyarakat yang membutuhkan sambil menyapa warga masyarakat yv di kasih sembako, rasa kasih sayang dan perhatian pemimpin benar benar  di rasakn oleh anggotanya, juga” jelas Don Jambul.

Pada Hari Kamis 23 April 2020 Tim Gugus Covid 19 Kabupaten Garut Terus Menerus Menyemprotkan Obat

Tim Perceptan Covid 19 Kabupaten Garut setiap hari melakukan penyemprotan di berbagai tempat baik di kota maupun daerah, demi program pemerintah berjalan sesuai intruksi, Presiden Gubernur dan Bupati,

Pelaksanaan penyemprotan disinspektan terus menerus dari mulai PemerintahTni Polri lembaga terkait serta relawan dari berbagai organisasi masyarakat lainya.

Dan ini semua demi terwudujnya kabupaten garut benar benar bersih dari virus yang mematikan covid 19 yang semakin hari keberadaanya naik terus,

Tim gabungan percepatan covid 19, tidak mengenal lelah siang dan malam dan 24 jam siap siaga menerima laporan atau memberikan informasi melalui jubir command center yang berada di lingkungan komplek pendopo di bawah dinas komunikasi dan informasi kabupaten garut.

Pemerintah Polri Tni dan dinas terkait standby di command centet sesuai intruksi pimpinan jajaran masing masing.

GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN COVID-19 KABUPATEN GARUT*

Perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut s.d Hari ini Selasa 21 April 2020Pukul 18.00 WIB :

Berdasarkan data diperoleh dari Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Garut yang sudah tervalidasi, maka dapat disampaikan sebagai berikut :

1. Seperti diketahui bersama, bahwa kemarin malam informasi dari Dinas Kesehatan
dilaporkan 1 kasus lagi dinyatakan konfirmasi POSITIF hasil pemeriksaan laboratorium
atau disebut sebagai KC-4 (laki-laki, 20 tahun Kecamatan Cigedug) . Namun demikian,
kondisi KC-4 ini sejak tanggal 01 April 2020 telah meningal dunia
Dengan demikian total kasus kasus Covid-19 sampai hari ini menjadi 4 kasus, yaitu (Laki-laki 3 kasus dan 1 perempuan).

Adapun kronologis KC-4 sebagai berikut :
a. Pada tanggal 24 Maret 2020, KC-4 pulang dari Bogor dengan status bekerja di salah satu rumah makan siap saji. Posisi saat di Bogor, telah menderita sakit dan pulang ke Garut dalam upaya istirahat di rumah keluarganya.

b. Sekitar pukul 16.00 KC-4 telah terdeteksi demam tinggi oleh tim skrining puskesmas saat penyekatan dan pemeriksaan di daerah Kadungora. Pada saat
itu pula, terjalin komunikasi antara tim skrining dengan Kepala Desa Cigedug.
Kemudian KC-4 dibawa pulang ke rumahnya menggunakan ambulans Desa Cigedug.

c. Selama 2 hari KC-4 istirahat di rumah orang tuanya dalam kondisi sakit gigi, demam dan batuk, akhirnya pada tanggal 26 Maret 2020 pihak keluarga
membawanya ke salah satu puskesmas untuk mendapatkan perawatan.
Namun demikian, kondisi KC-4 tidak mengalami perbaikan dan akhirnya puskesmas
tanggal 27 Maret 2020 merujuk ke RSUD dr Slamet dengan status sebagai PDP.

d. KC-4 langsung mendapatkan penanganan sesuai prosedur di ruang isolasi, akan tetapi pada Tanggal 28 Maret 2020, KC-4 sempat pulang kembali ke rumahnya di Cigedug tanpa sepengetahuan rumah sakit.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, maka Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan pemerintahan sete

DKKG dan KADIN Terus Perang Melawan COVID NANE TEN, Di Kabupaten Garut

Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut (DKKG) dan Kamar Dagang Garut ( KADIN), setelah di dinyatakan VIRUS CORONA COVID 19, sebagai penyakit berbahaya dan mematikan, apa lagi dengan adanya intruksi dari Presiden melalui Kepala Darah supaya secepatnya memgambil langkah pencegahan.

Anggota Polsek  bayongbong dan tim relawan Dkkg.

Bupati Kabupaten Garut. Mengeluarkan PP, mengenai Covid 19. Memgenai larangan berkumpul di tempat umum dan tidak boleh mengadakn acara di berbagai tempat, pemeriksaan kedatangan waega dan selalu menyediakan tempat mencuci tangan serta penyemprotan.

Ketua DKKG Iwan atau kang J_One, bersama anggota dan tim relawan serta bekerja sama dengan Kadin, sudah 43 titik yang di semprot pakai Dispektan,

J-One. Terketuk rasa jiwa kemanuasian untuk membantu warga masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan mengenai penyemprotan yang belum sempat sama pemerintah.

Seperti yang di lakukan DKKG dan relawan kerja sama dengan Kadin Garut melaksanakan penyemprotan di Kp Kaumlebak,Rw/Rt 16/04 Kelurahan Paminggir Kec Garut Kota, pada hari minggu 4 apiril 2020.

Sementra Ketua Rw, Toni Mulyadi, merasa senang dan sangat apresiasi terhadap DKKG dan Kdin serta Relawan yang sudah memberikan bantuan penyemprotan di lingkungannya,

Ini merupakan wujud kepedulian Dkkg dan relawan di saat warga harus membeli peralatan yang cukup lumayan, pihak dkkg memberikan penyemprotan cuma-cuma, sungguh luar biasa, san kami atas nama warga masyarakat kaumlebak mengucapkan terima kasih “ungkap toni.

Toni, Ketua Rw 12 kaumlebak.

Lanjut Toni, semoga dengan adanya relawan membantu semua warga yang membutuhkan,bantuan, dan semoga Dkkg kedepanya semakin maju dan berkembang serta semua kesenian dan kebudayaan kabupaten garut makin bersatu,

Dan hari selasa 7 april 2020, penyemprotan di daerah Kecamatan Bayongbobg, di bantu tim relawan dan Hapnas Pemuda Pancasila Kec Bayongbong.Ketua DKKG Irwan (j-one) sebelum melaksanakan penyemprotan mendatangi Polsek bayongbong, meminta ijin dan arahan dari Pak Kapolsek Bayongbong……

“Alhamdulilah, Kapolsek dan seluruh warga sangat apresiasi terhadap Dkkg kerja sama Kadin, ini membuktikan dewan kebudayaan kabupaten garut keberadaanya betul betul di nanti apalagi di saat virus cowonya Covid 19, benar benar menjadi musuh yang hrus di perangi oleh seluruh warga masyarakat,

Ajakan ketua Dkkg, kepada siapapun yang mau di semprotkan lingkungannya bisa mendatangi ke kantor sekertariat jln ahmad yani, kp suci desa suci kec kelaparan atau melalui hp +62 853 1523 4178, “imbuhnya

Pemkab Garut APBD Sebesar 5 Milyar di Rupiah di Alokasikan Untuk Masker

Pemkab Garut kini telah menyediakan 1 juta masker, dianggarkan dari APBD sebesar 5 milyar rupiah. Diharapkan dengan penyediaan masker ini bisa mendukung pemerintah pusat dalam upaya mencegah penyebaran virus corona di Kabupaten Garut.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, penyediaan masker melibatkan UMKM dan Dinkes Garut kini sedang mencari UMKM yang mau bekerja sama memenuhi kebutuhan 1 juta masker di wilayahnya,

Mengingat Surat Kemenkes RI mewajibkan semua warga megenakan masker saat beraktivitas. “Kami mengangarkan 5 miliar rupiah untuk 1 juta dan masker tersebut untuk setengah penduduk Garut,

Sementara sisanya lagi mengajak semua pihak yang mampuh supaya bergotong royong, agar bisa sama sama menutupi warga yang lainya yang belum mendapatkan masker karena banyak juga yang punya kemampuan untuk membantu baik cara apapun demi penceghan virus corona,” ujarnya.

Pengadaan masker, imbuhnya, dilakukan setransparan mungkin, dan mempersilakan UMKM berhubungan dengan Dinkes. “Kami juga mengetuk pintu hati para aghniya untuk menyumbangkan setengahnya lagi untuk masker ini,” pungkasnya. selasa 7 april 2020